Kamis, 22 September 2011

NDS lite / 3DS

Nintendo DS, dua kata ini akhir-akhir ini telah merebut perhatianku, setiap hari aku relakan selalu mengecek di berbagai situs jual beli online untuk memantau harga-harga pasarannya (meskipun uang belum terkumpul). Sampai aku relakan untuk menjelajah toko-toko game di Purwokerto untuk mencari tahu, berapa harga disini.
Acuan utama untuk membeli gadget yang satu ini yaitu kaskus, karena disini banyak pilihan baik gress maupun second, dengan harga yang bisa dibilang jauh lebih murah dari pasaran dalam kota, dan tidak perlku ragu untuk menawar se-besar-besar'nya (selama masih masuk akal). Saat ini, harga termurah untuk NDS Lite yang baru yang aku temukan si kaskus yaitu Rp 1.250.000,-. Harga tersebut sudah satu paket plus berbagai macam aksesorisnya seperti flashcart (supaya bisa maen game bajakan), case, screen protector, tak ketinggalan juga mmc sebesar 4 gb. Harga tersebut jauh lebih murah dibanding toko game yang aku datangi di sini, yaitu Rp 1.450.000,- dengan mmc hanya 2 gb. Meskipun kata penjualnya masih bisa kurang harga segitu.
Sempat timbul dilema, antara nds lite atau 3ds sekalian, mengingat harga 3DS sekarang hanya berkisar di 1,9 juta sampai 2,2 untuk yang barunya. tapi mengingat statusku yang masih mahasiswa, selisih harga antara kedua barang tersebut cukuplah besar, sehingga keputusan akhir tetap nds lite saja yang nanti akan aku beli, sedangkan untuk 3DS, akan tiba saatnya nanti ketika aku sudah mempunyai mata pencaharian sendiri, siapa tahu saja saat itu tiba, harganya sudah turun lagi.
Tugasku sekarang tinggalah menabung sebisa mungkin dan se-niat mungkin supaya uang tersebut bisa terkumpul secepatnya, meskipun harga untuk nds lite yang second berkisar antara 750-900 rb saja, tapi jelas akan lebih baik bila dapat barang yang baru, kan.
Soo, がんばりますみんなさん, ^^

Selasa, 20 September 2011

I Love You

Suatu pagi dini hari, ketika semua perlengkapan pereng sehari-hari sudah dimatikan, maka hal terakhir yang dilakukan adalah berbaring sambil menyalakan radio dari hp. Tidak lama, terdengar lantunan "I may be crazy now, maybe I dream too much". Ya, penggalan kata tersebut berasal dari lagu I Love You milik penyanyi Prancis Celine Dion. Tiba-tiba saja muncul keinginan untuk menuliskan hal ini ke dalam blog, maka peralatan perang yang sudah tertata rapi'pun kembali disiagakan.
Lagu ini merupakan lagu yang cukup spesial bagi saya, karena lagu ini merupakan lagu kenangan disaat masa-masa pdkt dahulu. mendengarkan lagu ini membuat saya kembali teringat berbagai kenangan indah masa lalu yang sepertinya tak akan pernah terulang kembali.
Berikut lyric dari lagu tersebut beserta lagu'nya jika ingin mencoba mendengarkan. ^^


Title: Celine Dion - I love you
Artist: Celine Dion

I must be crazy now
Maybe I dream too much
But when I think of you
I long to feel your touch

Senin, 05 September 2011

Mimpi dan Impian

Mimpi dan impian, dua hal yang cukup jauh berbeda dan mungkin tidak bersangkutan satu sama lain. Entah kenapa, terlelap pukul 03:00 pagi tadi aku terbangun jam 8 pagi ini. 5 jam waktu tidurku hari ini sudah cukup merubah banyak hal. Diawali dari mimpi yang kau peroleh, mimpi yang cukup aneh. Lebih tepatnya, serangkaian mimpi. Mimpi diawali ketika aku sedang menunggu dosen untuk tanda tangan dan konsultasi, ternyata dosen tersebut sedang cuti karena anaknya nikahan sehingga digantikan oleh dosen lain. Sembari menunggu dosen tersebut ada waktu, aku kembali ke kelas dimana semua teman sekelasku baru pernah aku lihat. Anehnya lagi di kelas ini kami memecahkan berbagai misteri-misteri uang aneh pula, seperti orang yang suka menggigit orang lain. Akhirnya bisa bertemu juga dengan dosen yang aku cari, setelah berdiskusi sebentar, aku kembali ke kelas yang pernghuninya sudah berubah semua, semuanya perempua jepang (efek kebanyakan nonton dorama) disini aku harus melindungi semua perempuan tersebut yang sedang ganti banju dari intaian mata lelaki2 kelas lain. Saat berjaga inilah aku harus bekelahi dengan banyak laki-laki lain yang berusaha menerobos masuk, sehingga kemarahan siswa-siswa laki-laki tersebut tidak terbendung. Aku menyuruh semua perempuan tersebut unutk lari, sedangkan aku tinggal untuk menghadapi mereka. Keanehan kembali terjadi, ketika aku harus berkelahi, muncul mahluk kecil diatas kepalaku ( efek kebanyakan anime & manga), dia mengontrol tubuhku yang berubah menjadi mahluk raksa untuk menghadapi siswa laki-laki yang juga telah menjadi monster-monster. Entah bagaimana pertarungan terjadi, tiba-tiba saja aku terbangun, melihat jam di handphone sudah menunjukan pukul 8 pagi lebih. Bergegas akyu mandi karena memang banyak kegiatan yang harus selesai hari ini, sebut saja, bertemu dosen, menanam ulang penelitian, membuat surat kehilangan, dan membuat sim baru. Entah mengapa, aku yang biasanya hanya tiduran saja seharian di rumah, pagi meresa full of energi. Apakah setelah melihat mimpi tersebut alam bawah sadarku bangkit. Bahwa aku harus bekeja lebih untuk meraih impianku. Masioh belum jelas, tetapi myang jelas, hari ini yang full of energi semoga bisa aku manfaatkan sebelum hilang semangat ini. dan semoga hari-hari berikutnya juga tetap semangat seperti ini. Aku sadar, aku harus berjuang sendiri,setidaknya untuk saat ini. Manusia memang mahluk sosial, tetapi akan datang saat dimana kita tidak boleh bergantung pada orang lain, setidaknya untuk hal-hal yang memang bisa kita lakukan sendiri.Dakara, Gambarimasho . . . kyo wa... LIVE . . .

Kamis, 01 September 2011

Sekedar Bernostalgia

Ingatkah kita dengan mainan disamping. Bebek-bebekan yang terbuat dari lilin berwarna merah dan kuning. Selesai sholat Ied dua hari yang lalu, keponakanku yang masih berumur kurang dari dua tahun pulang dengan membawa mainan tersebut. Meskipun hanya bisa dilihat, namun sepertinya kesenangan yang dirasakan oleh keponakanku sama seperti ketika memperoleh mainan dengan harga yang jauh lebih mahal. Namanya juga anak kecil, belum begitu paham kegunaan berbagai macam barang dan mainan. Yang mereka tahu hanyalah memainkan mainan tersebut semau mereka, meskipun bukan itu sebernanya tujuan mainan tersebut dibuat. maka dari itu, untuk anak dibawah 3 tahun, lebih baik beri mainan yang murah meriah, karena mereka belum tahu bagaimana menggunakan mainan-mainan mahal supaya terasa "mahal"nya . . .