Jumat, 02 November 2012

Cepat Buat NPWP

Menindaklanjuti postingan sebelumnya tentang medcheck dan this is sick, kali ini pada hari kamis siang, tepatnya beberapa menit sebelum tengah hari, sebuah telepon dengan nomor tak dikenal masuk. Pertama kali tak terdengar karena memang posisi handphone sedang di silent. Ketika sadar ada misscall, hape saya rubah ke mode normal, beberapa saat setelah itu, kembali, nomor yang sama menghubungi. Ternyata itu adalah telepon pemberitahuan bahwa saya dinyatakan lolos medcheck dan untuk segera berangkat ke jambi, paling tidak hari senin  (4 hari lagi) sudah berada di lokasi. Senin, sedikit shock karena begitu mendadaknya, belum lagi untuk mempersiapkan segala kebutuhan pribadi, masih ditambah daftar panjang barang-barang yang harus dibawa seperti yang tercantum dalam email yang dikirimkan. Beberapa'nya hampir tidak bisa dipenuhi bila saja pemberitahuan itu telat datang satu hari saja. Yaitu fotocopy npwp dan fotocopy buku rekening.
kpp pratama purwokero

Rabu, 31 Oktober 2012

Idul Adha 1433H

penyembelihan seekor sapi kurban

Hari Jum'at yang lalu, seluruh umat islam di dunia merayakan hari besar / hari raya Idul Adha. Hari yang digunakan untuk memperingati kisah Nabi Ibrahim a.s. yang diperintahkan oleh Allah s.w.t. untuk menyembelih putranya Nabi Ismail a.s. sebelum akhirnya digantikan dengan seekor domba. Karena itu, kisah ini dilanjutkan dengan disembelihnya baik itu domba maupun sapi oleh umat Muslim di seluruh dunia. Untuk kemudian, dagingnya disebarkan kepada mereka yang berhak menerimanya.

Diawali dengan puasa di hari sebelumnya, kemudian sholat iedul adha di lapangan, lalu penyembelihan hewan kurban di lokasi masing-masing setelah itu, suasana nampak begitu ramai. Baik anak kecil yang penasaran melihat penyembelihan sapi, maupun orang dewasa yang tak mau kalah ingin menyaksikan jalannya proses idul qurban. Untuk beberapa hari kedepan, masyrakat hampir semuanya dapat menikmati hidangan yang bergizi, dagin kambing maupun sapi.

Selamat hari Raya Idul Adha 1433 H

picture taken with
Samsung Galaxy Young 

Selasa, 30 Oktober 2012

Med Check

Senin jam 9 pagi saya sudah stand'by di Prodia purwokerto, di Jl. S Parman 946 Telp. 631 558, atau mudahnya di sebelah utara gedung bioskop rajawali, bersiap melakukan medikal cek up, sebagai salah satu syarat diterima'nya karyawan di suatu perusahaan. Seharusnya ada satu lagi temanku, tapi ketika dihubungi, katanya nanti sajalah, siangan mungkin. Alhasil sendirian saja semua rangkaian proses di Prodia saya jalani.

Begitu masuk, ruangan yang ada terasa nyaman. Bagus bila dibandingkan dengan lab-lab kesehatan lain yang ada di Purwokerto. Ada sepasang suami istri yang sudah berumur (sekitar 60-70'an) yang entah karena keluhan apa sehingga datang ke prodia ini. Masih menunggu bangku di front office kosong, salah satu petugas mendatangi saya yang sedang duduk menunggu, menanyakan keperluan. Kukatakan saja, medikal cek up untuk perusahaan ***. Masalah mulai muncul. Ketika di cek, e-mail yang berisi surat pengantar dari perusahaan yang bersangkutan belum sampai ke prodia. Mungkin karena sudah terbiasa menghadapi keadaan serupa, mba kasir meminta nomor kontak pihak perusahaan yang bisa dihubungi. Setelah itu baru bisa diproses, meskipun masih tetap menunggu e-mail yang belum juga datang.

Minggu, 28 Oktober 2012

This is Sick


Minggu pagi, dan keadaan tubuh ini masih belum juga maksimal. Ya, sudah sejak hari selasa, ketika aku masih berada di Jakarta, suaraku sudah mulai berubah. Seperti makanan yang sudah kelebihan bumbu, masih juga ditambahin garam, selasa malam,nya ketika pulang ke Purwokerto naik kereta, angin dari satu gerbong entah kenapa terasa menuju padaku semua. Alhasil, jadilah aku yang seperti sekarang ini, batuk, pilek yang tak kunjung sembuh, padahal besok aku harus melakukan medical check up di salah satu lab di Purwokerto untuk keperluan pekerjaan. Pekerjaan, ya, kalau medical check up ini menunjukan tak ada yang salah dengan badanku, aku akan memperoleh pekerjaan. My first ever job. Dan itu langsung merantau jauh dari rumahku yang di purwokerto, di jawa. Pekerjaan pertamaku akan aku lakukan di Kalimantan.



Kalimantan. Sebagaimana layaknya sebagian besar lulusan mahasiswa pertanian di kampusku, jalur setelah lulus terbagi dua, satu di kebun, satu di bank. Seperti itulah kenyataanya, hampir semua temanku, kalau tidak bekerja di bank, ya berangkat ke kebun di kalimantan. Itulah nasib ex'mahasiswa pertanian, ketika mencari kerja, tidak begitu banyak lowongan yang membutuhkan jasanya, kecuali beberapa perusahaan pertanian. Kampusku termasuk beruntung. Tidak sedikit perusahaan pertanian maupun perkebunan yang sengaja datang ke kampus untuk melakukan penyaringan bagi tenaga kerja mereka, disaat yang lain justru sibuk mencari-cari lowongan pekerjaan, kita justru lowongan itu yang mencari kami. Seperti itu pula bagaimana aku bisa lolos sampai ke tahap terakhir ini, salah satu perusahaan sawit swasta datng mencari tenaga kerja untuk perusahaan mereka ke kampus kami.

Kalimantan. Tidak terbayang sebelumnya aku akan bekerja disana. Akses jalan susah, jauh dari rumah, jauh dari peradaban terdekat, masyarakat yang masih tradisional, dan yang paling membuatku khawatir, internet susah. Jika menilik ke berbagai hal tadi, tentu sudah dapat untuk meruntukan niat seseorang untuk bekerja di kebun di kalimantan. Aku pun awalnya menolak ketika diajaka teman untuk mendaftar ke kebun-kebun itu. Namun seiring berjalannya waktu, satu demi satu temanku berterbangan kesana, aku dengar cerita-ceritanya, dan ternyata, tidak sebutuk yang aku kira. Maka ketika ada perusahaan sawit yang datang kekampus, tidak aku lewatkan kesempatan itu. Dan aku lolos. Ini sedikit membuatku percaya diri, bahwa aku bisa melakukan apapun ketika aku mau. Sebuah statement yang selama ini memang tertanam di benakku dengan sangat kokoh.

Bekerja di kalimantan berarti aku harus siap merelakan banyak sekali hal. Jauh dari keluarga, hidup mandiri, No internet mean no anime, no dorama, no entertainment. Aku hanya bisa berharap semoga memperoleh site yang sudah cukup maju sehingga ,sinyal maupun internet bisa didapatkan dengan cukup mudah, karena hingga saat ini, separuh aku adalah dunia maya, dunia internet. Masih tak terbayang aku tanpa internet. This is Sick.

image source:  butonutara.blogspot