Tampilkan postingan dengan label boku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label boku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juli 2024

Mari Kita Masuk ke Dunia Per'KOPI'an

Kurang lebih sekitar satu bulan yang lalu, saya secara tidak sengaja melihat di sebuah platform e-commerce, sebuah alat yang dulu saya kira harganya sangat mahal dan diluar jangkauan saya, ternyata sekarang sangat masuk akal untuk saya beli. Alat tersebut adalah sebuah coffee maker yag menggunakan tenaga listrik untuk menyeduh kopi, tidak lagi membutuhkan atau memerlukan kita untuk merebus air terlebih dahulu. Coffee Maker yang saya lihat ini merupakan produk dari KRIS, nama yang bagi saya sudah tidak asing, karena saya dulu ketika di awal-awal menemepati rumah ini, beberapa kali berkunjung ke Ace Hardware & Informa Purwokerto, dan merk KRIS ini banyak sekali terdapat di sana. Dari sinilah muncul rencana ketika berikutnya saya sedang keluar rumah di luar pekerjaan, saya niatkan untuk menyempatkan diri sejenak mampir dan mengecek apakah di Ace Hardware Purwokerto juga terdapat coffee maker yang saya lihat barusan.

Senin, 07 Agustus 2017

ATM 20.000'an di Bandung

Masih ga jauh dari postingan sebelumnya, di stasiun Bandung, kali ini saya mau kasih info buat mungkin beberapa orang yang ada keperluan di Bandung, atau buat orang bandung sendiri yang mau cari uang pecahan 20 ribuan, tapi ga meu ribet ngurus ke penukaran, di ATM centre BCA di stasiun Bandung ada atm pecahan 20.000.. Kalau pas beruntung, bisa juga dapat uang emisi 2017 di sini juga.



posted from Bloggeroid

Minggu, 12 Maret 2017

Uang Baru Emisi 2016 di ATM Purwokerto

Sudah beberapa bulan yang lalu, tepatnya tanggal 19 Desember 2016, pemerintah mengeluarkan uang baru kepasaran. Namun baru hari ini saya memperolehnya langsung dari mesin ATM di Purwokerto.

Awalnya gara-gara saya kurang bawa uang untuk mengirimkan dokumen untuk keperluan kantor di t**i hr.bunyamin, biasanya ONS ke jakarta maksimal hanya sampai 20 ribu, ini sampai 25 ribu, kok bisa. Sempet emosi tapi juga butuh, jadi saya mengalah saja, untung ada ATM galeri BNI di dekat situ, hanya tingga menyeberang jalan saja. Di ATM Galeri BNI di jl hr.. Bunyamin ini juga satu-satunya atm yang saya temukan yang masih menyediakan uang pecahan 20.000,-. Kalau buat lebaran, cari uang 20'an, bisa lah ke ATM sini. Pas saya tarik tunai, cukup terkejut karena yang keluar merupakan uang pecahan Rp 20.000,- edisi emisi baru tahun 2016. Semoga ini menandakan sudah semakin menyebar dan banyaknya uang edisi baru ini digunakan di seluruh Indonesia.


posted from Bloggeroid

Kamis, 09 Maret 2017

Stasiun Nagreg

Nagrek, 27 February 2017..

Perjalan Yogyakarta-Bandung kali ini terasa lebih lama dari biasanya. Faktor kereta menjadi tersangka utamanya. Biasa menggunakan kereta turangga, malabar hingga lodaya, kali ini kami menggunakan kereta mutiara selatan karena semua kereta lainnua sudah habis terjual. Perjalan Jogja Bandung yang biasanya ditempuh sekitar 8 jam perjalanan, kali ini harus ditempuh selama sekitar 9,5 jam. Banyaknya frekuensi kereta ini berhenti untuk "mengalah" demi kereta lain bisa lewat menjadi alasan utama. Beberapa kali kereta mutiara selatan ini berhenti untuk waktu yang tidak sebentar. Contohnya di stasiun nagreg, kereta mutiara selatan berhenti sekitar 15 menit.

Awalnya saya enggan untuk turun, tapi karena kelamaan dan kehausan, saya akhirnya turun setelah mendengar ada salah satu penumpang yang mengatakan kereta berhenti selama 15 menit. Niat mencari air untuk mengobati kehausan pupus sudah, bukannya penjual minuman, justru penjual makanan cemilan seperti lutis, cireng, cuanki, bakso yang banyak standby menemani penumpang menunggu kereta berangkat kembali. Alhasil ustru mendoan bekal tadi waktu berangkat yang saya santap kembali sembari menunggu keberangkatan.





image taken with : redmi note 3 Pro
Watermark & compress with logolicious

posted from Bloggeroid

Senin, 06 Maret 2017

Kamandaka, Purwokerto - Semarang

Senin, 6 maret 2017..

Setelah bergelut dengan logika dan bayangan nota-nota, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke Semarang menggunakan jasa kereta api kamandaka, yang merupakan kereta satu-satu'nya jurusan Purwokerto ke Semarang, dan sebaliknya..

Sebenarnya banyak pilihan harga yang diberikan oleh PT KAI ini untuk KA Kamandaka, mulai dari 50/60 ribu hingga 90 ribu, semakin cepat kita pesan, semakin besar peluang kita memperoleh tiket dengan harga minimum. Namun kali ini saya sudah kehabisan semua range harga toket kecuali yang paling mahal, 90 ribu. Ketika saya cek untuk tiket pulang kembali ke Purwokerto, juga hanya tersisa range harga 90 ribu, padahal saya cek sekitar H-11, benar-benar jalur favorit, terutama untuk awal dan akhir pekan (Senin & Jumat/Sabtu). Beruntung saya mempunya tix point dari tiket.com yang saya peroleh dari hasil memesan tiket pesawat pp untuk 4 orang jurusan Jogja Pontianak, sekitar 2560 point kalau tidak salah, dan satu tix point mempunyai nilai sekitar Rp 20,-, jadi ketika saya gunakan semua tix point tadi, sayaendapat potongan harga sekitar Rp 51.200,- .... Dapat diskon 50% lebih saya untuk perjalanan kali ini..

Kereta Kamandaka ini sendiri menggunakan seat 2-2 berhadapan. Semua seat disini saling berhadapan, jadi kalau pesan online dan bisa pilih kursi, sama saja semua.. Untuk keberangkatan dari Purwokerto, kursi dengan nomor ganjil akan berjalan menghadap depan, dan genap akan menghadap belakang, jadi kalau cari yang menghadap ke depan, terutama untuk yang biasanya suka pusing kalau nail kereta jalan dan menghadap ke bekakang, bisa memilih nomor ganjil. Kereta berhenti di stasiun Bumiayu, Slawi, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Semarang Poncol, dan terakhir Semarang Tawang.
Berikut beberapa gambaran kereta api kamandaka..




posted from Bloggeroid

Jumat, 13 Mei 2016

50.000 page views

Hari Senin, 13 Juni 2011, tepatnya 1.796 hari yang lalu, atau 4,92 tahun yang lalu, saya menulis sebuah tulisan dengan judul "Jigoshokai". Di postingan tersebut, saya napak tilas kembali, tersebut bahwa ini adalah blog ke'empat yang saya jalankan. Blog ini pula yang akhirnya tetap hidup sampai sekarang, meski di tiga tahun terakhir amat tersendat bila dilihat dari jumlah postingannya karena kondisi dan lokasi pekerjaan yang tidak memungkinkan.

Selasa, 23 Februari 2016

Buka rekening baru di BCA KCU Purwokerto

Bank BCA KCU Purwokerto
Sedikit share pengalaman tadi pagi, pas buka rekening baru di BCA. Sebetulnya saya sudah ada BNI yang aktif saya gunakan, namun karena untuk keperluan kerja yang memang hanya bisa menggunakan bank BCA, jadi terpaksa saya buat hari ini. Saya buka rekening di bank BCA KCU Purwokerto, yang terletak di Jl Jendral Soedirman, sekitar 500 meter ke arah timur. Pertama kali datang, langsung ke belakang gedung, soalnya tempat parkir untuk kendaraan roda dua memang terletak di bagian belakang gedung. Dari tempat parkit di belakang, saya harus berjalan kembali ke depan untuk masuk ke gedungnya, agak kurang pas c menurut saya soalnya harus jalan lumayan sekitar 50 meteran. Begitu masuk, ada tiga pilihan untuk mengambil nomor antrian, yaitu teller, CSO, CSO pembukaan rekening. Konter untuk pembukaan rekening sepertinya memang dibedakan karena dibutuhkan waktu yang lumayan lama, sekitar 20 menit. Di KCU Purwokerto ini terdapat 4 konter pembuatan rekening baru dan 2 konter CSO biasa.

Selasa, 09 Februari 2016

Taman Balai Kemambang Purwokerto, tempat rekreasi kaluarga

Taman Balai Kemambang
Hari Senin kemarin tanggal 8 Februari 2016, bertepatan dengan hari libur imlek tahun ini, ponakan-ponakan dari jogja datang berungjung, sekalian mau mencari sekolah baru di daerah Cilacap keesokan harinya. Moment ini digunakan oleh keluaga kami untuk berekreasi ke taman balai kemambang purwokerto. Ponakan saya yang paling kecil memang suka main otoped disini. Sempat ragu ketika akan berangkat karena hujan yang mulai turun ternyata sampai disana Alhamdulillah masih terang. Tiket masuk yang sebesar Rp 2500,- sepertinya tidak cukup memberatkan bagi kebanyakan masyarakat Banyumas. Di belakang pintu masuk langsung ada yang jual pakan ikan. Memberi makan ikan di kolam ini memang menjadi hiburan tersendiri bagi anak-anak kecil terutama. Satu bungkus dihargai RP 2000,-. Begitu memasuki area, kedua ponakan saya langsung berlari menuju tempat bermain otoped yang merupakan tujuan utama mereka disini setelah sudah lama merengeng  semenjak di jogja, ingin naik otoped di sini.

Senin, 01 Februari 2016

pivot & vlookup

makanan hari ini, jagung 

Melihat judul postingan pasti beberapa orang langsung berpikiran menuju aplikasi office yaitu excel. Namun postingan kali ini tidak berkaitan dengan itu. Terus, kenapa judulnya pivot & vlookup. Jadi begini ceritanya.


Awalnya sudah beberapa hari ini saya ngobrol sama teman kuliah via bbm, mulai dari hal random sampai hal serius. Ceritanya minggu kemarin saya ke Jogja ada sekitar 1 minggu untuk keperluan interview di salah satu perusahaan distributor HP ternama di Indonesia menjadi staff internal auditor. Di salah satu sesi terakhir interview, ada soal excel dengan pivot dan vlookup yang harus dikerjakan dalam waktu 5 menit, mulai dari data mentah sampai finish menjawab semua soal yang disediakan. Saya pun ngobrol tentang itu dengan teman kuliah saya yang saya sebutkan

1'st February 2016 Heavy Rain

Today, Monday, 1 February 2016, marked with a heavy rain that pouring down at 15:00 o'clock.
Februari tahun ini ditandai dengan hujan lebat disertai angin yang kencang. Let's hope this februari gonna be a blessing month for all of us. Amiiin .

Minggu, 24 Januari 2016

Baca novel di android format djvu

DjVu, pernah dengar? Entah apa singkatanya, tapi dibacanya sama seperti keadaan ketika kita merasakan suatu hal yang sedang terjadi saat ini pernah kita alami sebelumnya, dejavu. DjVu adalah format yang digunakan untuk sebuah ebook. Sama seperti pdf, hanya dengan ukuran file yang amat-sangat jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan pdf, dan kualitas yang baik. Bukan pdf dalm bentuk tulisan yang saya maksud, tapi pdf yang berbentuk scan-scan halaman satu buku penuh. DjVu juga demikian, isinya adalah "gambar" atau scan-scan dari masing halaman hingga membentuk satu file penuh yang biasanya merupakan satu buku novel ataupun buku fiksi.

Pertama kali mengenal DjVu ketika saya memperoleh file buku belajar bahasa Jepang, dengan format DjVu. Terpaksa saya cari aplikasi untuk membukanya di PC. Kini karena saya lebih sering membaca eBook di android, maka saya juga mencari aplikasinya untuk android, sampai akhirnya dapatlah aplikasi eBookDroid. Aplikasi ini bertajuk DjVu and PDF reader, namun sebenarnya lebih banyak lagi format yang bisa dibukanya, yaitu : DjVU, PDF, XPS (OpenXPS), FictionBook (fb2 and fb2.zip), Comics Book formats (cbr and cbz), plus - starting with version 2 - EPUB, RTF, MOBI and AWZ3. 

Sabtu, 12 Desember 2015

Net TV kini hadir di Purwokerto

Net TV, salah satu saluran televisi teresterial yang bisa dibilang paling muda usianya kini hadir di Purwokerto. Setelah sebelumnya hanya numpang di siaran TV lokal yaitu Banyumas TV, kini Net hadir di siaran UHF di Purwokerto dan sekitarnya.

Sabtu, 14 November 2015

Image Resizer dan Watermark Sekaligus

Belum lama saya posting tentang aplikasi image resizer menggunakan aplikasi photo resizer, kini saya sudah menggunakan aplikasi lain. Saya mendapatkan aplikasi ini awalnya untuk menambahkan watermark ke photo-photo yang saya unggah ke blog ini. Mencari-cari, dapat beberapa kandidat, pilihan jatuh ke aplikasi ini, LIGHT IMAGE RESIZER 4 namanya. 

Kamis, 12 November 2015

Pasang Big TV PraBayar

Tanaka BIG TV
Sepulang dari kalimantan, diputuskan untuk pasang tv berbayar lagi, soalnya sudah kebiasaan untuk menonton NetTV dan waku-waku japan. Net TV untuk daerah purwokerto masih belum ada tayangannya, hanya "numpang" di stasiun TV lokal BMS TV untuk beberapa acara saja.

Cari-cari di internet, akhirnya dapat beberapa kontak penjual atau penyedia jasa dimana bisa didapatkan Big TV ini. Tanya-tanya akhirnya dapat yang paling murah, Tanaka Big, bukan Matrix Big. Bedanya hanya jika MatrixBig, ada bonus all chanel selama 2 atau 4 bulan kalau tidak salah. Tanaka Big ini saya dapatkan dengan biaya 550 rb, plus pasang. Pelayanan yang diberikan cukup cepat, dari open transaksi, tanya-tanya sampai pasang ga sampe setengah hari. Sore hari sudah bisa saya nikmati tayangan BigTV ini.

Rabu, 04 November 2015

Bertandang ke Pancuran Tujuh BATURADEN

Pancuran tujuh atau sering disebut juga dengan pancuran pitu adalah objek wisata yang terletak kawasan wisata lereng gunung Slamet, Loka Wisata Baturaden, di kota Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.


Untuk menuju kesana ada 3 jalan yang bisa ditempuh. Yang pertama dengan berjalan kaki lewat lokawisata baturaden, yang kedua dengan berjalan kaki lewat belakang, atau kampung, menyusuri gorong-gorong, yang ketiga dengan menggunakan kendaraan bermotor melewati kebun raya baturaden. Melalui gerbang pertama, kita diharuskan membayar sekitar 20 rb untuk tiket terusan, karena sudah mencakup berbagai tempat di jalur tersebut, seperti wana wisata, kebun raya, rumah pohon, termasuk pancuran tujuh itu sendiri.

Kamis, 13 Agustus 2015

Satu Warung di Kalimantan Tengah

Hari Selasa tanggal 17 Maret 2015.

Posisi waktu itu saya dan staff survey sedang beristirahat dari kegiatan hari itu, yaitu verifikasi perkerasan jalan di dalam kebun sawit Plasma perusahaan kami. Seperti biasa, kalau waktu makan siang tiba, maka kontraktor mengajak kami makan di warung dekat lokasi. Meskipun dikatan dekat, tetap saja, jarak dan waktu yang ditempuh sebenarnya tidak relevan untuk disebut sebagai "dekat". 15 menit menggunakan kendaraan bermotor, sekitar 4 km dari lokasi, dan itulah warung dan rumah penduduk terdekat dari lokasi kami bekerja. Itulah disini, Kalimantan, jarak antar desa masih sangat jauh, dimana untuk ukuran satu desa bisa mempunyai luas setara dengan 1 kecamatan di daerah jawa, padahal dengan penduduk yang hanya sekitar 1RW di jawa.

Berikut beberapa gambar warung yang sempat saya ambil waktu makan siang.

teras depan warung

Rabu, 12 Agustus 2015

Kembali ke Blogger

  I'm Back....

Setelah mungkin hampir 2 setengah tahun tidak ada post di blog ini, kini saya kembali. Baik kembali dari perantauan, maupun kembali ke blogger. Sempat mencoba wordpress karena teriming-imingi oleh kawan-kawan yang banyak menggunakannya, namun sepertinya pengalaman menggunakan WP kurang cocok bagi saya.

Dan kebetulan saya kembali dari perantauan, koneksi kembali lancar, semangat menulis kembali ada, waktu untuk menulis juga masih tersedia, materi juga ada, maka kembalilah blog ini akan saya isi lagi dengan postingan-postingan yang stidak terlalu jelas isinya (beberapa), seperti yang satu ini.

Be ready, I'm back.

image source: http://kansascity.legalexaminer.com/defective-dangerous-products/im-back/

Selasa, 02 Juli 2013

buntu

Ide dan Mood menjauh = Buntu

 Arghhh . . . . aku ga bisa ngeblog ...

Bukan karena koneksi yang tidak ada, ataupun kesempatan yang hilang .. Tapi entah mengapa, kalau mau menulis, selalu buntuuu . . . .

Belum selesai satu artikel sudah aku delete semuanya. Benar-benar, tekanan di dunia perkebunan ini merasuki semua aspek kehidupan. GA boleh berlama-lama disini sepertinya kalau ingin kembali ke kehidupan "normal"ku yang agak tidak normal juga sebenarnya..

Pulang sudah menjadi suatu pilihan sebenarnya kalau saja tidak ada yang aku tunggu disini.. "Masa Depan"ku ada disini.. Calon keluargaku ada disini.. Hanya itu yang membuatku bertahan ...

Terima Kasih Cinta ...  



Sabtu, 15 Juni 2013

Menyasar Sampai ke Pulau Seribu Sungai

Harus publish...

Borneo Sekarang tidak Lagi seperti yang dulu


Hanya itu yang terpikir ketika aku memutuskan untuk kembali menulis di blog ini. Kehidupanku disini tidak  begitu mendukungku untuk bisa dengan leluasa beraktifitas memanfaatkan waktu lenggang, dimana sebab sebebarnya adalah tidak adanya waktu lenggang itu sendiri.
Ya, di Borneo kini aku berada, ditengah-tengah puluhan ribu hektar kebun sawit. Bisa dibayangkan, sedari turun dari pesawat di bandara H. Asan Sampit, 8 jam perjalanan darat hanya sawit yang kita lihat.

Tempatku tinggal ada di desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Sudah sejak 10 January aku disini, 5 bulan sudah, setelah sebelumnya aku menjalani masa training selama 2 bulan di TC TAP Jambi. Masih belum juga bisa terbiasa dengan pekerjaan yang aku jalani sekarang, sebagai seorang field assistant (asisten lapangan), karena memang jauh dari "kodrat"ku yang tidak bisa marah-marah, menekan orang lain, tegas, berbicara pada khalayak ramai. Tapi itu semua harus dijalani, mau  bagaimana lagi, dengan ikatan dinas 1 th, terhitunmg april 2013, maka aku tidak bisa kemana-kemana, karena ijazahku ditahan pihak perusahaan sampai habis masa ikatan dinas.

Terlepas dari pekerjaan, kalimantan tidak jauh beda dari jawa aku rasa untuk nuansa masyarakatnya. Pertama kali menginjakan kaki di Kalimantan, terus cari taxi, aku dapat yang suppirnya orang banjarnegara, kupikir, kebetulan sekali ketemu sesama orang jawa, dekat pula dengan daerah tempat aku tinggal di Purwokerto. Baru kemudian aku heran, sampai di agen travel, kok dia pakai bahasa jawa juga, lalu disebelahnya ada warung makan, sama, baik yang jual maupun yang beli, pakai bahasa jawa, ngapak pula. Ini sebenarnya di Jawa atau di Kalimantan, pikirku dengan temanku si Haryadi, yang sekarang sudah kembali ke Jawa lebih dulu dengan membayar biaya pinalti ke perusahaan yang tidak sedikit.

Kini, masuk ke bulan ke 5 aku berada disini, tekanan demi tekanan baru mulai aku rasakan, mulai dari tenaga, pikiran, waktu, biaya. Stress'lah kalau kebanyakan orang bilang. Posisi'ku disini memang menuntut aku bekerja "lebih" dari yang lain, bahkan dari yang lebih senior, dari yang memperoleh fee yang lebih besar. Mulai bekerja jam 5 pagi sudah apel, belum lagi harus sudah sarapan sebelum jam 5 itu, kerena sesudah jam itu tidak diperbolehkan lagi pulang kerumah, baru istirahat jam 1 hingga jam 3 sore sudah kembali ke lapangan, dan baru boleh pulang saat buah sawit (TBS) yang dipanen oleh afdeling'ku (beberapa perusahaan menyebutnya sebagai divisi) terangkut semua ke unit DT (Dump Truck), belum lagi memastikan tidak ada buah yang tertinggal di lapangan, belum lagi menyiapkan bahan-bahan untuk item pekerjaan besok, belum lagi melengkapi administrasi harian,manalah ada waktuku untuk istirahat, menghibur diri sejenak, bernafas sejenak. Damn, semenjak disini, aku berubah menjadi orang yang selalu mengeluh-mengekuh, dan mengeluh, padahal dulu tidak, apa yang diberikan kepadaku ya aku jalani.

malah jadi curhat ini artikel, melenceng dari tujuan awal. Next time akan coba untuk lebih fokus lagi nulisnya, mungkin juga karena efek sudah terlalu lama tidak posting.

Rabu, 20 Maret 2013

Mencoba Blogger untuk Android dari Borneo

Setelah sekian lama tidak ada postingan tambahan, akhirnya keluar juga setelah dipaksakan menggunakan android..

Susah adalah keesan pertama yang diperoleh ketika arus menulis banyak sekali kata menggunakan tab ini. Mungkin di kesempatan lain akan aku bahas.mengenai si.mito t720 ini.yang hanya sebentar seperttinya beerada ditangan, karena belum genap 2 minggu, sekarang acer iconia b1 sedang meluncur kemari melalui.paket.kiriman, titip teman belikan di bandung sana..

Sebelumnya maaf bila banyak sekali.kesalahsn pada pengetikan karena harus menggunakan tab yang.sejatinya tidak diciptakan untuk menulis banyak2 kata..

Ini.postingan pertama ku dibkalimantan, setelah sebelumnya di sumatra tidak.sempatvmembuat satupun postingan, karenya banyaknya keeterbatasan yang harus dijalani...

Sekian.salam pembuka dari.Kalimantan dan dari apk blogger for.android, semoga next time.masih bisa ngeblog lagi.. !(^O^)y