Sabtu, 21 Juli 2012

Mega Konser JKT48

Mungkin sedikit terlambat, tapi tak apa daripada tidak sama sekali.

Hari selasa kemarin bisa dikatakan sangat memuaskan para fans JKT48. bagaimana tidak, satu hari tersebut, bintang-bintang idola mereka tampil 2 kali dalam satu malam di layar kaca. Pertama di acara tahan tawa milik trans 7, dimana mereka menjadi pesertanya, lalu yang kedua lebih dahsyat lagi, mereka tampil di MEGAKONSER JKT48, mega komser, bayangkan saja, acara selama 2 jam khusus untuk JKT48. WOW, cuma itu yang bisa aku katakan begitu usai melihat acara tersebut.



Sebelum mega konser, para fans ataupun publik dari luar jakarta kebanyakan hanya pernah mendengar 4 lagu dari mereka, yaitu Heavy Rotation, Aitakatta, Karena kusuka Dirimu dan ponytail to chouchou. Lagu terakhir pun belum lama mengudara di televisi. Spesialnya di megakonser tersebut, mereka (JKT48) membawakan 10 lagu. 10 lagu, maka itu berarti, ada 6 lagu baru yang baru pernah mucul di televisi ataupun media lainnya. Yang sudah pernah mendengar hanya mereka yang pernah datang ke theater'nya. 

Bisa kalian bayangkan, enam lagu baru dalam satu malam, bagaimana bisa tidak mimpi indah para fans JKT48 ini (begitupun saya). Lagu baru yang terdengar malam itu yaitu Shonichi, Boku no Sakura, Kissu Shite son Shinchata, Baby! Baby! Baby!, Hissatsu Teleport, dan Shiroi Shirt. Benar-benar hiburan kelas satu saya bilang, kesempatan yang langka dan juga oportunity yang sangat bagus bagi JKT48 untuk melebarkan sayapnya di industri musik Indonesia, memberi nuansa baru, rasa baru, dan "KONSEP" baru.

Hiburan "kelas satu" ini terbukti dengan ramainya mereka "dibicarakan" di dunia maya. Di Twitter misalnya, beberapa / hampir semua lagu yang mereka nyanyikan menjadi Trending Topic Indonesia, bahkan "rugi sudah dicium" jadi Trending Topic World Wide no 3 kalau tidak salah pada malam itu. Selain hanya dibicarakan, moge konser itu mampu membuat beberapa "hater" menjadi "lover". Kalau hater saja bisa mendaji lover, bagaimana dengan yang bukan, bisa diprediksi jumlah fans, atau paling tidak yang mengetahui dan menyukai JKT48 meningkat pesat. Terbukti, beberapa teman saya tidak diduga meminta stok video JKT48, padahal mereka dulunya tidak begitu suka, tahu pun mungkin tidak. Dan tidak hanya laki-laki, kaum hawa pun mulai suka dan mengikuti JKT48.

Jika ada yang terlewat tidak menonton tayangan mega konser kemarin, bisa streaming atau download videonya di Youtube ini. 

"impian ada ditengah peluh, bagai bunga yang mekar secara perlahan
usaha keras, itu tak akan menghianati"

sepenggal lirik dari lagu shonichi yang tepat sekali untuk menggambarkan
hasil dari usaha keras para member JKT48 yang mulai menuai hasil 

Kamis, 12 Juli 2012

Morning Allegro FC Junior


Pukul 9:36 ...
Mungkin terlalu siang untuk dikatakan pagi, tapi y itulah yang terjadi, hari ini, kamis 12 Juli 2012 aku bangun pukul sekian. Dan yang menyapaku ketika mata ini kubuka untuk pertama kalinya adalah Allegro hitam tipe FC Junior.



Allegro yang belum lama kubeli itu untuk menggantikan Yammaha (double M) yang jebol karena lapuk dimakan kesendirian dan usia (baca: tidak opernah dipakai). Semoga saja untuk kali ini tidak akan bernasib sama.

Senin, 21 Mei 2012

Kosong

Tidak terasa, sudah hampir sebulan tidak ada postingan baru di blog ini. Entah karena aku lupa, atau karena terlalu sibuk dengan berbagaia hal tidak penting, seperti tidur, menonton dan mendownload anime dan dorama, memikirkan hal-hal yang juga kurang begitu penting, tak tahu lah, entah alasan yang mana atau mungkin semua'nya itu yang menyebabkan kekosongan menulis dalam satu bulan ini.

Yang mengalami kekosongan tidak hanya blog ini, tapi juga dalamk kehidupan nyataku. Skripsi yang selalu terhambat pun terkena imbas kekosongan ini, tak ada progres, padahal beberapa temanku justru berjuang keras sebulan ini untuk mengejar "dead line" yudisium untuk wisuda periode juni 2012. Dosen pun sampai sempat bertanya sambil bercanda, "ngga ngiri kamu", ketika semua mengejar-ngejar dosen'nya masing-masing, aku duduk dengan tenang di lab tanpa rasa apapun.

Tanpa rasa apapun. Kata ini ada benarnya juga. Entah mengapa, aku tidak terlalu begitu memikirkan mengenai kapan lulus, apakah bisa lulus, bagaimana nanti, dsb. Satu yang kadang-kadang, "hanya" kadang-kadang melintas di pikiran adalah kapan berumah tangga. Hanya dalam hal ini aku sedikit merasa iri pada teman2ku yang sudah lebih dulu memiliki pasangan hidup. Selain itu, tidak ada rasa apapun. Mungkin ini awal dari seorang manusia yang nantinya disebut "jyuu ningen", "freeter", "NEET". Semua itu istilah dari jepang, yang kira-kira intinya, manusia bebas, manusia tanpa banyak beban pikiran, tanpa pekerjaan, tanpa masalah berkepanjangan, benar-benar bebas. Semoga saja tidak, sebab aku'lah yang tahu keadaanku. Aku'lah yang tahu kemampuanku. Akulah yang menentukan jalanku. Akulah yang menentukan, kapan bergerak, kapan berdiam. Akulah yang mengatur hidupku. Aku mampu.... Mungkin itu yang selama ini aku ingin orang lain ketahui tentang diriku. Tak perlu mereka terus mendorongku, aku akan maju ketika aku putuskan maju, aku akan diam ketika aku belum ingin bergerak.

Semua itu hidupku, nantinya jadi tanggung jawabku, jadi terserah aku, tak perlu bersusah payah untukku, tak perlu terus mendorongku, aku akan maju, ketika aku mau, karena ini hidupku.

img source : brightenthepath

Rabu, 25 April 2012

Mie Ayam depan Moro Purwokerto

Dari sekian banyaknya mie ayam di Purwokerto ini, mie ayam depan moro ini'lah yang bisa dibilang mie ayam favoritku. Kalau ada kesempatan atau waktu dan keinginan untuk nge'mie ayam, ya kesinilah tujuanku, mie ayam depan moro. Aku sebut begitu karena sampai saat ini entah aku yang tidak memperhatikan atau memang tidak ada namanya tempat jualan mie yang satu ini.

Lokasi'nya terletak persis di depan moro, ada beberapa penjual disitu. Mungkin beberapa ada yang bertanya, depan moro itu yang mana? Aku juga tak tahu mana depan, belakang, samping kanan kiri'nya supert market yang satu ini, karena emang terletak di pojokan jalan juga.Yang jelas, tempat mie yang aku maksud terletak di selatan pintu keluar parkiran motor. Gampangnya kalau kita keluar dari moro langsung ke kiri. Disitu terdapat beberapa rentepan pedagang-pedagang, seperti toko kelontong, mie ayam, bakso, soto, dan yang lainnya lagi.

Warung'nya mungkin tidak begitu terlihat dari luar, kalau kita hanya sepintas lewat, maka yang terlihat hanya'lah apa yang sering kita sebut dengan "gerobag"nya. Dengan luas sekitar 2x3 meter, tidak sampai tiga kali tiga, tempat itu  bisa menampung sekitar 9-10 orang makan di dalam'nya. Sempit memang, karena mie ayam yang satu ini memang tergolong mie ayam "biasa". Bagiku ada dua macam mie ayam, yaitu "biasa", seperti yang ada di pinggir-pinggir jalan tanpa memiliki kios jualan khusus, dan yang bukan biasa, ya yang memiliki kios-kios, seperti di dalam mall-mall, dengan harga yang cukup diatas rata-rata mie ayam di pinggir jalan.
 
mie ayam depan moro
Keistimewaan mie ini sehingga menjadi favorit'ku adalah mi'nya yang bisa dibilang cukup kenyal, seperti belum 100% matang dimasak. Mi'nya sendiri tidak seperti kebanyakn mie pada umunya yang berwarna kuning pucat dan silindris (bulat). Disini mi'nya aku katakan pipih dan berwarna kuning, namun lebih terlihat seperti sedikit transparan, terlihat kenyal kalau aku bilang. Porsi ayam dan bahan lain seperti caisim dan daun bawang cukup, tidak kurang juga tidak lebih. Untuk menemani mie ayamnya, ada "klanting" yang sudah terbungkus plastik-plastik yang tidak begitu kecil.