Kamis, 12 April 2012

Touring ke Teluk Penyu dan Nusakambangan

Sudah lama sebetulnya aku ingin menuliskan postingan ini, akhirnya baru kesampaian sekarang. Selain touring ini, masih banyak lagi topik postingan yang belum sempat aku tulis. Semuanya masih menumpuk di list'ku. Hari itu hari sabtu, tanggal 4 februari 2012. Janjian jam 7 kumpul, nyatanya, jam setengah 9'an kita baru mau berangkat. Perjalan sekitar satu jam kita tempuh dari Purwokerto menuju ke Cilacap. Sampai di pantai teluk penyu, kami semua tidak ada yang mengeluarkan biaya untuk masuk ke tempat wisata, entah karena penjaganya belum di tempat, atau karena kita masuk lewat "jalur lain". Sampai disana, satu persatu temanku langsung mencari satu temapt. Toilet. Entah karena lupa buang air besar atau efek dari  perjalan jauh, awalnya hanya satu, namun yang lainya pun akhirnya ikut menyusul.

Rencana awal memang bukan teluk penyu yang menjadi tujuan kita, tetapi pantai pasir putih di pulau nusa kambangan'lah point yang ingin kita tuju. Namun karena masih terlalu pagi, kita memutuskan istirahat dahulu sambil berfoto-foto di ujung pantai, tempat paling dekat untuk menyeberang ke nusa kambangan dari teluk penyu. Hari mulai beranjak siang, waktu yang dirasa cukup tepat untuk menyeberang berdasarkan hasil diskusi kita. Dipanggilah tukang perahu untuk kemudian bernegosiasi dengan cukup alot karena sang tukang tidak mau menurunkan harganya. Kami pun menyerah, karena sudah kepalang sampai sini, akhirnya deal dengan tukang perahu dengan fee pulang-pergi sebesar 10.000 per orang, kami ber-delapan waktu itu. Uang diberikan kita kembali nanti, karena memang seperti itu aturannya, kai hanya diberi selembar tiket dengan nama perahu dan nomor hape sang pengemudi. Perahu pun kami naiki, kemudian melaju menuju pulau yang terkenal dengan penjaranya, nusa kambangan.

Di nusa kambangan, begitu turun dari perahu kita langsung melanjutkan perjalanan menuju pantai pasir putih yang ada di ujung jalur wisata, sekitar 20-30 menit berjalan kaki. Untuk memasukinya, kita harus membeli tiket seharga 3.500 rupiah per kepala. Setelah lelah berjalan, naik turun bukit, pantai pasir pun menyapa, tak perlu lama, teman-temanku pun langsung berfoto-foto dengan hebohnya karena memang tidak ada pengunjung lain selain kita, mungkin karena masih terlalu pagi juga. Sekitar dua sampai tiga jam kita berada di pantai tersebut hingga merasa sudah cukup banyak nasris-narsisanya, kami pun memustuskan untuk kembali, tentunya, kembali berjalan jauh lagi. Sampai di tempat penjemputan perahu untuk kembali ke teluk penyu, kami menunggu tukang perahu cukup lama. Sempat bingung, karena kapalnya ada, tapi tidak ada tukangnya. Dihubungi katanya sebentar-sebentar, hingga hampir satu jam, baru nongol itu tukang perahu. Celakanya lagi, di perjalan dari nusakambangan menuju teluk penyu, banyak dari kami yang kecipratan air laut, padahal pas berangkatnya aman-aman saja, alahasil, basah kuyup lah.

istirahat di mini market
teluk penyu

Senin, 09 April 2012

Nobar Di GOR Satria Purwokerto

Selasa dini hari sekitar pukul 12 malam lewat 5 menitan aku baru sampai di rumah. Tengah malam? Ya, setelah nonton bareng pertandingan sepak bola antara Arsenal versus Manchester City aku langsung pulang. Awalnya tidak ada niatan untuk acara nonton bareng yang diadakan salah satu produsen rokok ternama itu, hanya saja ketika sedang menikmati mie ramen-ramen'an, yang kebetulan buka lapak di depan GOR, aku lihat banyak yang masuk kesana, ternyata ada acara nonton bareng itu. Sudah lama juga semenjak aku nonton bareng, ngumpul-ngumpul dengan teman-teman, aku iseng sms temanku buat ngajakin dia nonton. Yang pertama menolak, ga tau kenapa alesannya, akhirnya aku sms temanku yang lainnya lagi, dia bersedia. Ya sudah, selesai dari warung ramen itu, aku menuju ke kos-kosan temanku itu.

Sampai disana sekitar jam 9'an, dan kita langsung berangkat, padahal pertandingannya dimulai jam 10 malam, untung saja ada band-band lokal dan ibukota yang mengisi acara, jadi menunggu tidak begitu terasa membosankan. Band ibukota yang diundang yaitu Saint Loco. Band yang alirannya agak keras ini lumayan menghibur dan interaktif. Beberapa lagu mereka bawakan, sampai akhirnya pertandingan dimulai ditandai dengan lagu terakhir dari mereka. Penonton pun mulai mengisi tempat ke depan dan duduk rapi. Ada beberapa yang tidak sadar berdiri dan menghalangi penonton yang lain, ada yang ditegur, ada juga yang diteriaki tapi tidak nyadar-nyadar juga.

Minggu, 08 April 2012

Keranjingan Enka

Rimi Natsukawa - Nada Sousou

Powered by mp3skull.com
Enka (演歌?), salah satu genre musik yang khas dari Jepang. Alunan yang begitu mendayu lembut, suara penyanyinya yang begitu sentimental membawakannya telah membuat saya keranjingan dengan genre yang satu ini. Uniknya lagi, menurut wiki, enka bisa ditulis dalam dua macam kanji yang berbeda, sedangkan dibaca'nya tetap enka. Satu untuk merujuk ke lagu-lagu percintaan yang romantis (艶歌?), dan satunya lagi untuk nuansa kecewa karena patah hati (怨歌?) .

Salah satu lagu favorit saya adalah milik Natsukawa Rimi yang berjudul Nada Sousou. Lagu ini kurang lebih menceritakan tentang Seorang kekasih yang meneteskan air mata ketika mengenang pasangannya. Berikut kira-kira translasi atau terjemahan dalam bahasa Inggris / English dari lagu Nada Sousou ini menurut upopvocal.music :

Sabtu, 07 April 2012

One Night in Rumah Kafein Purwokerto

Tadi sore, tepatnya hari jumat tanggal 6 April 2012, aku menyempatkan diri mampir ke salah satu kafe di purwokerto. Namanya rumah kafein. Terletak tidak di pusat keramaian, kafe ini nyatanya tidak begitu sepi-sepi amat, bahkan kadang bisa sampai penuh sesak bila malam minggu tiba.

Kedai kopi, bukannya aku ga suka ngopi? Memang, kedatanganku kesitu bukan tanpa tujuan. Kebetulan, komunitas koprol purwokerto (satriakops) mengadakan kopmin disitu. Dan aku termasuk di dalamnya. Kegiatannya, ya sekedar ngobrol-ngobrol, sharing, dan yang selau tidak pernah ketinggalan, bermain UNO. Ini sudah seperti kewajiban setiap kali anak-anak koprol ngumpul. Memang semenjak aku ikut berkumpul dengan komunitas yang satu ini, nambah satu hal yang aku lakukan... ngopy ... Aku memang pada awalnya tidak begitu suka dengan yang namanya kopi. Hingga usia yang sudah hampir menginjak ke 24, minuman favoritku yang masih selalu aku minum setiap pagi hari adalah susu. Kopi,,, tidak pernah terpikirkan.