Jumat, 19 Juli 2024
Mari Kita Masuk ke Dunia Per'KOPI'an
Minggu, 16 Juli 2023
AI Text to Image Generator, mesin pencari (pembuat) gambar masa kini
Pernah kebingunan cari gambar yang sedikit tidak biasa, searching di sana sini tapi tidak juga dapat jawabannya, misal gambar "gajah ditengah lautan pisang", maka teknologi berikut ini adalah solusinya, AI Text to Image, atau teks ke gambar. AI teks ke gambar adalah teknologi baru yang memungkinkan komputer untuk menghasilkan gambar dari deskripsi teks. Teknologi ini memiliki potensi untuk merevolusi cara kita membuat seni dan desain, dan ini sudah digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membuat gambar realistis dan abstrak, menghasilkan gambar untuk berbagai tujuan, dan bahkan membuat seni yang tidak dapat dibedakan dari karya seni yang dibuat manusia.
![]() |
| gajah ditengah lautan pisang by: Bing Image Creator |
AI teks ke gambar adalah teknologi yang relatif baru. Perkembangan awal dalam AI teks ke gambar dimulai pada tahun 1950-an, ketika para peneliti mulai mengembangkan algoritma untuk mengubah teks menjadi gambar. Namun, kemajuan dalam AI teks ke gambar benar-benar mulai terjadi pada tahun 2010-an, ketika para peneliti mulai menggunakan teknik pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi dan kualitas gambar yang dihasilkan.
Salah satu perkembangan penting dalam AI teks ke gambar adalah kemunculan Generative Adversarial Networks (GANs). GANs adalah jenis jaringan saraf tiruan yang dapat digunakan untuk membuat gambar yang sangat realistis. GANs bekerja dengan cara melatih dua jaringan saraf tiruan melawan satu sama lain. Jaringan pertama, yang disebut generator, mencoba untuk membuat gambar yang realistis dari deskripsi teks. Jaringan kedua, yang disebut discriminator, mencoba untuk membedakan antara gambar yang dibuat oleh generator dan gambar yang diambil dari dunia nyata.
Jumat, 08 Juni 2018
Satu Paragraf
Rabu, 21 Februari 2018
Sepeda Baru Exotic ET-2635
![]() |
| Gerbang Perumahan |
Senin, 07 Agustus 2017
ATM 20.000'an di Bandung
Pintu Keluar Stasiun Bandung Utara Pindah Posisi
posted from Bloggeroid
Minggu, 12 Maret 2017
Uang Baru Emisi 2016 di ATM Purwokerto
Awalnya gara-gara saya kurang bawa uang untuk mengirimkan dokumen untuk keperluan kantor di t**i hr.bunyamin, biasanya ONS ke jakarta maksimal hanya sampai 20 ribu, ini sampai 25 ribu, kok bisa. Sempet emosi tapi juga butuh, jadi saya mengalah saja, untung ada ATM galeri BNI di dekat situ, hanya tingga menyeberang jalan saja. Di ATM Galeri BNI di jl hr.. Bunyamin ini juga satu-satunya atm yang saya temukan yang masih menyediakan uang pecahan 20.000,-. Kalau buat lebaran, cari uang 20'an, bisa lah ke ATM sini. Pas saya tarik tunai, cukup terkejut karena yang keluar merupakan uang pecahan Rp 20.000,- edisi emisi baru tahun 2016. Semoga ini menandakan sudah semakin menyebar dan banyaknya uang edisi baru ini digunakan di seluruh Indonesia.

posted from Bloggeroid
Kamis, 09 Maret 2017
Stasiun Nagreg
Perjalan Yogyakarta-Bandung kali ini terasa lebih lama dari biasanya. Faktor kereta menjadi tersangka utamanya. Biasa menggunakan kereta turangga, malabar hingga lodaya, kali ini kami menggunakan kereta mutiara selatan karena semua kereta lainnua sudah habis terjual. Perjalan Jogja Bandung yang biasanya ditempuh sekitar 8 jam perjalanan, kali ini harus ditempuh selama sekitar 9,5 jam. Banyaknya frekuensi kereta ini berhenti untuk "mengalah" demi kereta lain bisa lewat menjadi alasan utama. Beberapa kali kereta mutiara selatan ini berhenti untuk waktu yang tidak sebentar. Contohnya di stasiun nagreg, kereta mutiara selatan berhenti sekitar 15 menit.
Awalnya saya enggan untuk turun, tapi karena kelamaan dan kehausan, saya akhirnya turun setelah mendengar ada salah satu penumpang yang mengatakan kereta berhenti selama 15 menit. Niat mencari air untuk mengobati kehausan pupus sudah, bukannya penjual minuman, justru penjual makanan cemilan seperti lutis, cireng, cuanki, bakso yang banyak standby menemani penumpang menunggu kereta berangkat kembali. Alhasil ustru mendoan bekal tadi waktu berangkat yang saya santap kembali sembari menunggu keberangkatan.


image taken with : redmi note 3 Pro
Watermark & compress with logolicious
posted from Bloggeroid
Senin, 06 Maret 2017
Kamandaka, Purwokerto - Semarang
Setelah bergelut dengan logika dan bayangan nota-nota, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke Semarang menggunakan jasa kereta api kamandaka, yang merupakan kereta satu-satu'nya jurusan Purwokerto ke Semarang, dan sebaliknya..
Sebenarnya banyak pilihan harga yang diberikan oleh PT KAI ini untuk KA Kamandaka, mulai dari 50/60 ribu hingga 90 ribu, semakin cepat kita pesan, semakin besar peluang kita memperoleh tiket dengan harga minimum. Namun kali ini saya sudah kehabisan semua range harga toket kecuali yang paling mahal, 90 ribu. Ketika saya cek untuk tiket pulang kembali ke Purwokerto, juga hanya tersisa range harga 90 ribu, padahal saya cek sekitar H-11, benar-benar jalur favorit, terutama untuk awal dan akhir pekan (Senin & Jumat/Sabtu). Beruntung saya mempunya tix point dari tiket.com yang saya peroleh dari hasil memesan tiket pesawat pp untuk 4 orang jurusan Jogja Pontianak, sekitar 2560 point kalau tidak salah, dan satu tix point mempunyai nilai sekitar Rp 20,-, jadi ketika saya gunakan semua tix point tadi, sayaendapat potongan harga sekitar Rp 51.200,- .... Dapat diskon 50% lebih saya untuk perjalanan kali ini..
Kereta Kamandaka ini sendiri menggunakan seat 2-2 berhadapan. Semua seat disini saling berhadapan, jadi kalau pesan online dan bisa pilih kursi, sama saja semua.. Untuk keberangkatan dari Purwokerto, kursi dengan nomor ganjil akan berjalan menghadap depan, dan genap akan menghadap belakang, jadi kalau cari yang menghadap ke depan, terutama untuk yang biasanya suka pusing kalau nail kereta jalan dan menghadap ke bekakang, bisa memilih nomor ganjil. Kereta berhenti di stasiun Bumiayu, Slawi, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Semarang Poncol, dan terakhir Semarang Tawang.
Berikut beberapa gambaran kereta api kamandaka..


posted from Bloggeroid
Kamis, 19 Januari 2017
Post and Publish Blog in Blogger from Android with Bloggeroid

Kali ini saya mencoba aplikasi baru lagi untik menulis blog dari android. Blogger sendiri sebenarnya sudah menyediakan aplikasi untuk android, sayangnya beberapa kali saya mencoba, selalu tidak bisa memasukan gambar atau foto. Akhirnya saya cari alternatif lain hingga ketemu dengan bloggeroid ini.

Bloggeroid menyajikan UI ( User Interface ) yang amat simple. Saking simplenya, kita harus menuliskan kode html untuk mengatur fungsi teks seperti bold, italic, dan sebagainya. Untungnya di halaman post, sudah diberi keterangan/info bagaimana bila kita ingin membuatnya.

Aplikasi ini jauh dari sempurna, tapi paling mendekati atau setidaknya bisa kita gunakan untuk menulis blog dari device android kita tanpa perlu menunggu pulang ke rumah atau menggunakan laptop dan mencari cari sinyal wifi. Fungsi blog on the go benar benar bisa kita peroleh di aplikasi ini.
Terkahir, jangan lupa, bila dalam satu account google kita memiliki lebih dari satu blog, setelah selesai menulis, dan publish, maka pilih bagian atas untuk memunculkan pada blog mana kita akan posting tulisan tadi.


Itu tadi sedikit ulasan tentang bloggeroid yang mugkin bisa jadi pilihan untuk para bloger yang sudah semakin lama tidak pernah lagi bisa punya waktu atau kesempatan untuk menulis di blognya karena kesibukan kerja atau kuliah, seperti saya yang sudah terlalu lelah dengan rutinitas pekerjaan yang tidak ada habisnya hingga membuka laptop untuk menulis sudah sangat berat untuk dilakukan sekarang.
posted from Bloggeroid
Jumat, 13 Mei 2016
50.000 page views
Selasa, 23 Februari 2016
Buka rekening baru di BCA KCU Purwokerto
| Bank BCA KCU Purwokerto |
Selasa, 09 Februari 2016
Taman Balai Kemambang Purwokerto, tempat rekreasi kaluarga
| Taman Balai Kemambang |
Senin, 01 Februari 2016
New Logo with Hamster in it
| boku to tomodachi |
![]() |
| logo baru nempel jadi Water Mark |
pivot & vlookup
![]() |
| makanan hari ini, jagung |
1'st February 2016 Heavy Rain
Minggu, 24 Januari 2016
Baca novel di android format djvu
Selasa, 19 Januari 2016
Sahabat Pena / Penpals
Kata sahabat pena muncul lagi di kepala ketika saya sedang menonton acara animasi di televisi, serial ipin-upin, edisi sahabat pena dimana sahabat pena Kak Rose, yang dari Jepang, datang berkunjung.Mungkin secara tidak sadar, kita semua sudah pernah mempunyai sahabat pena, saya sendiri pun demikian. Jika diingat-ingat, ketika jaman facebook belum merajalela, bahkan belum lahir, saya sudah menggunakan friendster (FS). DI friendster inilah sebenarnya saya punya banyak sahabat pena, ada dari jepang, malaysia, thailand, vietnam, dan dari indonesia sendiri. Lebih dari sekedar follow / friend di status frienship friendster, saya memang sering bertukar testi, komen, ngbrol sepanjangan, ngayal bareng, pernah.







